Proses Pembangunan Jalan Beton yang Kokoh dan Tahapan nya

Proses pembangunan jalan beton di Indonesia saat ini semakin banyak di lakukan baik untuk jalan tol maupun jalan-jalan di Kabupaten. Dengan adanya jalan beton yang bagus tentu saja akan mempermudah dan nyaman dalam berkendara. Karena dengan jalan beton yang mulus akan meminimalisir kecelakaan terjadi.

Pembangunan jalan beton sendiri di percaya mempunyai ketahanan yang lebih baik dari menggunakan aspal. Terlebih jika tekstur tanah berada di tanah yang mudah bergerak seperti kontur tanah gambut.

Langkah-Langkah dan Proses Pembangunan Jalan Beton

Di jalanan saat ini sudah banyak di temui jalan yang sudah menggunakan beton. Terutama di jalan-jalan tol dan jalan perkotaan di wilayah-wilayah di Indonesia. Ketahanan jalan beton yang lebih tahan lama dibandingkan menggunakan aspal menjadi alternatif yang tepat. Apalagi banyak sekali kendaraan-kendaraan berat yang banyak lalu lalang di jalanan yang apabila menggunakan aspal cenderung lebih cepat rusak.

Namun dari kelebihan menggunakan beton untuk pengecoran jalan, proses pembangunan nya juga lebih sulit apabila di bandingkan dengan menggunakan aspal. Agar lebih paham mengenai proses pembangunan jalan beton, berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Proses Perataan Permukaan Jalan

Tahap yang pertama dalam proses pembangunan jalan beton adalah dengan melakukan perataan permukaan jalan. Ini adalah langkah penting yang harus dilakukan pertama kali dengan membersihkan kotoran yang ada di jalan dari sisa-sisa batuan yang akan menghambat pengecoran nantinya.

Apabila jalanan masih belum bersih dari material-material yang di pakai sebelumnya akan berpengaruh pada tingkat kepadatan lapisan beton.

Pemadatan Jalan

Proses selanjutnya adalah pemadatan jalan agar setelah dilakukan pengecoran tidak ada lagi permukaan tanah yang miring. Jika permukaan tidak padat dengan sempurna maka akan mempengaruhi tingkat kerataan permukaan jalan beton.

Hal ini juga berlaku untuk rekonstruksi jalan yang sebelumnya sudah di aspal. Pengecoran juga bisa dilakukan separuh bahu jalan dulu agar kendaraan masih tetap dapat melintas di separuh jalan tersebut.

Membuat Pondasi Beton

Langkah ke empat yang harus di lakukan dalam pembangunan jalan beton adalah dengan membuat pondasi beton yaitu dengan menghamparkan plastik khusus yang biasa dilakukan untuk pengecoran. Dengan menggunakan plastik diharapkan material cor beton tidak langsung meresap kedalam tanah.

Penggunaan plastik ini dipercaya akan membuat beton yang dihasilkan menjadi lebih kokoh dibandingkan tanpa menggunakan plastik.

Menyusun Tulangan Beton

proses pembangunan jalan beton

Apabila telah disusun plastik di atas permukaan tanah yang akan dilakukan pengecoran, maka tahap berikutnya adalah dengan merangkai tulangan beton. Penggunaan wiremesh atau decking sangat penting dilakukan.

Tulangan beton terdiri dari besi ukuran 8 mm yang di susun diatas permukaan tanah. Penggunaan tulangan juga bertujuan untuk memberikan kekuatan dan juga sebagai pengikat antara lapisan beton atas dan bawah.

Proses Pengecoran

Hal ini adalah proses yang paling utama dalam pembangunan jalan beton. Pengecoran dapat menggunakan beton cor (ready mix) dengan klasifikasi mutu beton yang sesuai standar pengecoran jalan.

Apabila telah selesai di lakukan pengecoran dapat menutup permukaan jalan dengan menggunakan plastik. dengan demikian proses pengerasan beton menjadi lebih sempurna.

Pemadatan juga di perlukan dengan menggunakan alat pemadat beton (vibrator) agar tekstur beton benar-benar padat. jangan sampai terjadi rongga-rongga di dalam beton yang dapat membuat beton cepat rusak nantinya.

Setelah beton mengeras juga perlu adanya penyiraman air secara terus menerus agar beton tidak mengalami dehidrasi.

Demikianlah proses pembangunan jalan beton yang dapat kami ulas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Call Now Button
error: Content is protected !!
Nego Disini