MENGENAL BETON READY MIX

Mengenal beton ready mix sebagai  Konstruksi bangunan saat ini sangatlah penting. Karena pemakaian jenis beton ini terus mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya konstruksi bangunan modern. Tidak hanya untuk bangunan-struktural namun juga untuk bangunan non struktural seperti pengecoran jalan raya, landasan pacu pesawat dan lain-lain.

Penggunaan beton sendiri sebenarnya sudah di terapkan dari zaman mesir kuno. Seiring berkembangnya zaman, muncul jenis beton ready mix atau dikenal juga dengan ready mix concrete yang semakin populer di gunakan dalam dunia konstruksi modern. Sebelum membahas lebih jauh mengenai beton ready mix mak tak ada salah nya mengulas dahulu apa itu pengertian beton.

Mengenal Beton Ready Mix dalam Konstruksi Beton

Beton dikenal masyarakat sebagai salah satu material konstruksi yang mempunyai kuat tekan yang kokoh. Terbuat dari material seperti pasir, kerikil, air dan semen portland sebagai pengikat. Walaupun beton dikenal mempunyai kuat tekan yang kokoh namun beton mudah retak karena memiliki kuat tarik yang rendah.

Untuk itulah perlu ditambahkan konstruksi beton bertulang agar kuat tarik beton menjadi lebih kokoh. Pemilihan material beton sangat diminati karena memiliki sifat yang tahan terhadap perubahan temperatur seperti perubahan cuaca, kebakaran dan tahan terhadap banjir.

Pengertian Beton Ready Mix atau Ready Mix Concrete

Beton Ready mix adalah salah satu beton modern yang telah di formulasikan dan di racik khusus untuk pengecoran beton yang dapat di produksi massal. Pengolah beton ini di produksi di pabrik pengolahan beton atau yang lebih dikenal dengan Batching Plant.

Pembuatan ready mix dilakukan oleh para ahli beton yang mengikuti standar SNI dan telah mendapat uji laboratorium. Berbeda dengan beton konvensional yang di olah secara manual oleh para pekerja bangunan. Biasanya dalam memberikan takaran pada beton konvensional tidak sesuai dengan standar yang ada bahkan sesuai dengan selera.

Proses pengolahan beton ready mix benar-benar menerapkan kontrol kualitas yang ketat dari proses pemilihan material agregat dan bahan baku lain nya. Pada saat pencampuran nya juga di tambahkan dengan zat tambahan khusus seperti admixture agar kualitas beton yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Kegunaan beton ready mix juga cukup banyak. Selain untuk pengecoran bangunan struktural dan non struktural, jenis beton ini juga dapat di gunakan sebagai bahan baku pembuatan beton pra cetak atau precast.

mengenal beton ready mix

Jenis-Jenis Mutu Beton Ready Mix

Ada beberapa jenis mutu beton yang popular di gunakan dalam konstruksi struktural dan non struktural. Namun sebelum membahas jenis-jenis mutu beton alangkah baiknya membahas istilah mutu beton.

Beton memiliki istilah mutu yang dipakai yaitu mutu beton dengan istilah FC dan mutu beton dengan mutu K (karakteristik). Istilah Fc mengacu pada standar SNI 03-2847-2002 yang merujuk pada ACI (American concrete institute). Dalam hal ini beton fc menggunakan benda silinder

Sedangkan mutu beton dengan istilah K menggunakan benda uji kubus 15x15x15 Cm. Mengacu pada PBI 71 yang merujuk pada standar eropa yang lebih lama dibandingkan dengan istilah mutu beton Fc. Untuk lebih lengkap mengenai konversi mutu beton K dan mutu fc dapat dilihat dalam Tabel berikut ini.

Tabel Konversi Mutu Beton K dan Mutu Beton Fc

Untuk lebih Mengenal beton ready mix berdasarkan konversi mutu, dibawah ini adalah rincian konversi beton mutu K dan mutu Fc tanpa menggunakan campuran Fly Ash.

NoMUTU KMUTU FC
1  Mutu BOFc 8.3 Mpa
2  Mutu K 175Fc 14.53 Mpa
3  Mutu K 200Fc 16.60 Mpa
4   Mutu K 225Fc 18.68 Mpa
5  Mutu K 250Fc 20.75 Mpa
6  Mutu K 300Fc 24.90 Mpa
7  Mutu K 350Fc 29.05 Mpa
8  Mutu K 375Fc 31.12 Mpa
9  Mutu K 400Fc 33.20 Mpa
10  Mutu K 450Fc 37.35 Mpa
11 Mutu K 500Fc 41.50 Mpa

Penggunaan istilah Beton K dan Fc pada dasarnya adalah sama. Namun penggunaan istilah ‘K’ lebih populer di bandingkan istilah ‘Fc’ jadi tidak perlu dirisaukan dalam penggunaan kedua istilah tersebut. Perbedaan istilah tersebut sebenarnya sudah kami ulas pada pembahasan sebelumnya mengenai perbedaan mutu K dan mutu Fc.

Klasifikasi Beton Ready Mix Berdasarkan Mutu

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa istilah mutu beton berdasarkan karakter pada umumnya dibagi menjadi 3 bagian seperti Beton struktural, non struktural dan prategang. Untuk menambah wawasan kita mengenai beton berikut ini akan kami ulas mengenai ketiga karakteristik beton tersebut.

Beton Struktural

Jenis beton struktural yaitu jenis beton yang memiliki kualitas sedang atau kadang juga disebut beton kelas II yang terdiri dari beberapa mutu beton seperti K 225, K 250, K 275 dan K 300. Beton struktural di dalam konstruksi nya membutuhkan penulangan besi atau baja yang terdapat di dalam adukan cor beton atau dikenal dengan istilah beton bertulang.

Dalam konstruksi beton struktural tidak lepas dari struktur dalam proses pengecoran beton seperti dalam hal pemasangan bekisting, penyusunan struktur baja dan hal-hal lain nya yang berhubungan langsung dengan beton struktural.

mengenal beton ready mix

Beton Non Struktural

Konstruksi beton non struktural biasanya menggunakan mutu beton K 100, K 125, K 150, K 175 dan K 200. Dalam hal struktur sedikit berbeda dengan beton struktural. Jika beton struktural perlu menggunakan penulangan di dalam cor beton, maka beton non struktural tidak harus menggunakan konstruksi tersebut.

Sebagai contoh konstruksi yang tidak membutuhkan penulangan adalah lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, lapangan basket dan lantai kerja. penggunaan konstruksi ini biasanya adalah pengecoran beton yang memiliki intensitas beban yang ringan.

Beton Prategang

Perpaduan antara besi dan beton adalah hal yang di terapkan dalam konstruksi beton prategang. Gabungan keduanya dapat menghasilkan perpaduan yang nyaris sempurna dalam konstruksi beton. Jika beton dikenal memiliki kuat tekan yang tinggi namun memiliki kuat tarik yang rendah sehingga akan mudah retak jika tidak mengunakan penulangan.

Dengan demikian maka beton akan menghasilkan struktur yang kuat baik dari tekanan terhadap beban dan kuat tarik nya. Jenis mutu beton yang di gunakan adalah K 325, K 350, K 375, K 450 dan K 500. Untuk lebih lengkap dalam membahas klasifikasi mutu beton berikut ini kami berikan rincian dan penerapan nya di lapangan.

  • Mutu B0 / K 100 untuk konstruksi lantai kerja atau lantai dasar.
  • Mutu K 125 Untuk konstruksi lantai dasar.
  • Mutu K 225 untuk bangunan berlantai 2 atau untuk pengecoran dak rumah / ruko.
  • Mutu K 225 untuk pengecoran bangunan lantai 2 sampai dengan 3  seperti rumah hunian, ruko dll.
  • Mutu K 300 di peruntukan bangunan berlantai 3 s.d 5 seperti perkantoran, rumah toko, rumah hunian dll.
  • Mutu k 350 biasa di gunakan untuk pengecoran lantai pabrik atau gudang.
  • Mutu K 450 untuk pengecoran jalan raya / jalan tol.
  • mutu K 500 sebgai bahan baku pembuatan beton pracetak atau precast.

Perbedaan Beton Konvensional (site mix) dan Beton Ready Mix

Dalam mengenal beton ready mix seperti yang sudah dijelaskan diatas maka tak ada salahnya kita juga mempelajari mengenai beton site mix. Sebenarnya beton site mix hampir sama dengan beton ready mix namun hanya berbeda pada proses pengolahan nya saja.

Jika beton ready mix di proses dan di olah di batching plant, beton site mix di olah secara konvensional di lokasi proyek. Pengolahan beton pun dengan menggunakan tenaga manusia yaitu dengan mencampur bahan-bahan seperti pasir, semen, batu split, air hingga menjadi adonan beton.

Biasanya beton site mix memiliki beberapa kelemahan dalam kualitas beton karena penakaran bahan material yang kadang tidak sesuai dengan standar yang ada. Berbeda dengan beton ready mix yang menerapkan standar SNI dalam setiap proses pengolahan beton dari pemilihan bahan baku hingga beton siap di gunakan.

Demikianlah informasi mengenal beton ready mix. Semoga informasi ini dapat menjadi acuan bagi anda yang sedang mempelajari konstruksi beton dan ingin menggunakan beton ready mix. Karena harga ready mix saat ini juga relatif terjangkau dan juga efisien.

Call Now Button
error: Content is protected !!
Nego Disini